Cara membuat Judul Berita yang Baik dan Benar

Dizaman yang serba maju seperti sekarang ini, berita seakan sudah menjadi keperluan utama bagi para pembaca dan pengguna media masaa. Hal tersebut karena berita memiliki informasi actual dan factual yang dapat digunakan sebagai update kehidupan sehari- hari. Selain isi, judul dalam sebuah berita juga haruslah menarik minat para pembacanya. Pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan bagaimana cara membuat sebuah judul berita yang menarik dan tentunya baik dan benar, berikut ini ulasannya.

Memang membuat sebuah Judul Berita merupakan suatu “tugas berat” yang harus dilakukan seorang reporter, wartawan, atau jurnalis. Pasalnya judul berita adalah sesuatu yang dibaca, dipindai atau sekedar dilihat pertama kali oleh para pembaca. Oleh karena itu, judul berita harus menarik perhatian, minat, dan keinginan pembaca untuk membaca berita yang ditulis.

Berikut ini adalah tata cara menulis jaudul berita yang baik dan benar sesuai dengan kaidah jurnalistik yang ada:

  • Judul berita haruslah menggambarkan, meringkas, atau mencerminkan dari isi berita yang ada
  • Ringkas atau to the point dan tidak bertele- tele
  • Kalimatnya lengkap, minimal terdiri dari Subjek dan Predikat (S+P)
  • Nama seseorang dapat digunakan hanya jika ia merupakan seorang tokoh
  • Menggunakan tanda kutip tunggal jika berupa kutipan
  • Bermakna denotatif, jelas, tidak bermakna ganda atau ambigu/konotatif
  • Menggunakan kalimat yang aktif
  • Karena berita merupakan sebuah informasi yang menceritakan, jadi hindari kalimat Tanya dalam membuat judul
  • Kata dalam judul boleh menghilangkan pre-fix atau awalan. Misalnya, “Persib Kalahkan Persija”, namun dalam lead dan tubuh berita tetap menggunakan awalan (“mengalahkan).

Pada saat ini tata cara menulis judul berita tersebut sering diabaikan oleh para wartawan media online. Kebanyakan dari mereka lebih memilih judul berita umpan klik atau clickbait demi trafik kunjungan kesitusnya menjadi meningkat. Tentunya anda suah berkali- kali menemukan judul berita yang berupa kalimat tanya dan hal tersebut tentu saja keliru karena naskah berita harusnya berisi informasi, bercerita dan bukan bertanya. Karena sebuah berita dengan kalimat tanya:

  • Sangat tidak efektif dan tidak dapat membuat para embacanya segera tahu inti berita
  • Dapat dikatakan sebagai jurnalisme tidak bertanggung jawab dan amatir
  • Sang wartawan yang membuat judul berita sebagai kalimat tanya dapat dianggap sebagai “wartawan gossip” dan terpengaruh oleh acara infotainment yang belum jelas faktanya.

Sebuah berita hendaknya memberikan informasi yang jelas berupa informasi yang terbaru dan tentunya sebuah fakta. Sebuah berita bukanlah teka- teki, ujian, quiz, dan membuat para pembacanya kebingungan. klik disini untuk jasa pembuatan press release